Thursday, January 8, 2015

Razia Pasangan Mesum di Sumedang

Sumber: http://www.jatinangorku.com/tim-gabungan-razia-pasangan-mesum.html

Tim Gabungan Razia Pasangan Mesum
Jatinangorku.com – Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kab. Sumedang bersama tim gabungan dari Satpol PP serta unsur TNI dan Polri, terus mengintensifkan razia PSK (pekerja seks komersil) dan pasangan mesumnya di hotel, penginapan serta warung remang-remang (warem). Selain memberantas praktik kemaksiatan, razia itu pun sekaligus mencegah eksodus WTS (Wanita Tuna Susila) eks Gang Doli, Surabaya yang berkeliaran di Sumedang, pascapenutupan lokalisasi terbesar di Indonesia tersebut.
“Namun, dalam razia sebelumnya, kami tidak menemukan WTS eks Gang Doli. Hasil razia di wilayah Sumedang kota minggu lalu, PSK yang terjaring operasi sebagian besar warga lokal Sumedang. Mereka kebanyakan pemain baru masih ABG (anak baru gede),” kata Kepala Dinsosnaker Kab. Sumedang, Iwa Kuswaeri di kantornya, Jumat (4/7/2014).
Menurut dia, meski razia minggu lalu tak menemukan WTS eks Gang Doli, namun operasi tersebut akan terus dilakukan secara kontinyu dan intensif. Terlebih potensi WTS eks Gang Doli masuk dan berkeliaran ke Sumedang cukup tinggi, karena Sumedang berbatasan langsung dengan Bandung. Bandung sendiri, menjadi salah satu daerah tujuan pelarian para WTS eks Gang Doli, Surabaya. “Oleh karena itu, guna mengantisipasi penyebaran WTS eks Gang Doli masuk dan berkeliaran ke Sumedang, kami akan mengintensifkan razia di sejumlah tempat,” kata Iwa.
Ditanya apabila petugas berhasil menjaring WTS eks Gang Doli, Iwa mengatakan, Dinsosnaker akan berkoordinasi dengan Dinsos Provinsi Jabar untuk penanganannya. Akan tetapi, kemungkinan besar WTS eks Gang Doli akan dikirimkan ke panti rehabilitasi di Palimanan, Cirebon. Mereka akan diberi pembinaan sekaligus keterampilan kerja sehingga mereka bisa mengais rezeki yang halal. “Jadi, kalau ada WTS eks Gang Doli terjaring, kemungkinan akan dikirimkan ke panti di Palimanan Cirebon,” ujarnya.
Iwa menyebutkan, hasil razia PSK di wilayah Kec. Sumedang Selatan dan Sumedang Utara minggu lalu, terjaring 13 orang PSK dan pasangan mesumnya, termasuk 1 waria. Mereka ketahuan melakukan mesum di dalam kamar hotel dan penginapan. Dari 13 orang tersebut, sebagian besar PSK warga lokal Sumedang dan rata-rata pemain baru berusia remaja. Bagi PSK luar Sumedang, diberikan peringatan oleh Polres Sumedang. Sementara warga lokal Sumedang, diberi pengarahan dan pembinaan di kantor Dinsosnaker agar mereka tidak mengulangi pekerjaan haram tersebut.
“Bagi PSK berusia remaja, kami panggil orang tuanya. Kami minta orang tuanya untuk menjaga dan membina anaknya supaya tidak mengulangi perbuatan negatif tersebut. Bahkan semua PSK, pasangan mesum serta waria, diambil darahnya guna mengecek kemungkinan terjangkit HIV/Aids. Pengambilan darah oleh petugas Dinkes. Namun sampai sekarang, hasilnya belum diketahui. Setiap operasi, PSK dan lelaki hidung belang yang terjaring akan diambil darahnya. Upaya itu guna mengantisipasi penularan dan peningkatan kasus HIV/Aids di masyarakat,” ujar Iwa. 

No comments:

Post a Comment