Monday, August 4, 2014

Anak Luar Nikah Raja Eropa

Di kerajaan-kerajaan Eropa, anak luar nikah dari raja-raja tersebut cukup banyak, sampai dibuat buku khusus untuk itu.

Amazon: Royal Bastards: Illegitimate Children of the British Royal Family

Royal Bastards


Friday, August 1, 2014

Hubungan Seks Dalam Islam



Malem Jum`at adalah malem yang dianggap malem sunnah untuk berhubungan suami istri. Lalu bagaimana cara berhubungan intim dalam ajaran Islam? Ada aturan aturan saat pasangan suami isteri hendak melakukan senggama atau hubungan intim atau bersetubuh. Menjadi pasangan pengantin baru merupakan kebahagian tersendiri bagi kedua mempelai. Rasa bahagia itu begitu menyentuh qalbu yang paling dalam, hati seakan tak mampu menampung rasa bahagia yang telah meluap memenuhi relung hati. Namun begitu, kebahagian menjadi pengantin baru akan terasa lebih sempurna tatkala telah melewati kebersamaan dimalam pertama dengan penuh cinta.

Malam dimana seseorang bisa menyalurkan hasratnya saat bercinta melalui jalan yang diridhai Allah. Sehingga, dengannya tak sekedar kenikmatan yang diperoleh tapi juga pahala dapat diraih. Nilai pahala akan lebih bertambah seiring bertambahnya rasa kasih dan sayang antara kedua mempelai manakala berhias dengan adab-adab saat menuju peraduan cinta, sebagaimana yang dituntunkan Nabi shallallahu a’laihi wasallam sebagai pembawa syariat Islam yang sempurna.

Diantara adab-adab cara bersetubuh dalam islam adalah sebagai berikut :

Sebelum bermalam pertama, sangat disukai untuk memperindah diri masing-masing dengan berhias, memakai wewangian, serta bersiwak.

Berdasarkan sebuah hadits dari Asma’ binti Yasid radhiyallaahu ‘anha ia menuturkan, “Aku merias Aisyah untuk Rasulullah shallallahu a’laihi wasallam. Setelah selesai, aku pun memanggil Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau pun duduk di sisi Aisyah. Kemudian diberikan kepada beliau segelas susu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meminum susu tersebut dan menyerahkannya pada Aisyah. Aisyah menundukkan kepalanya karena malu. Maka segeralah aku menyuruhnya untuk mengambil gelas tersebut dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.” [HR Ahmad, sanad hadits ini dikuatkan oleh Al-Allamah Al-Muhadits Al-Albani dalam Adabul Zifaf].

Adapun disunnahkannya bersiwak, karena adab yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau selalu bersiwak setiap setiap hendak masuk rumah sebagaimana disebutkan oleh Aisyah radhiyallaahu ‘anha dalam Shahih Muslim. Selain itu akan sangat baik pula jika disertai dengan mempercantik kamar pengantin sehingga menjadi sempurnalah sebab-sebab yang memunculkan kecintaan dan suasana romantis pada saat itu.

Hendaknya suami meletakkan tangannya pada ubun-ubun istrinya seraya mendoakan kebaikan dengan doa yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ajarkan :

اللّهمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَخَيْرِ مَا جَبَلْتَهَاعَلَيْهِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dari kebaikannya (istri) dan kebaikan tabiatnya, dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan tabiatnya.”[HR. Bukhari dari sahabat Abdullah bin Amr bin Al Ash radhiyallaahu 'anhu].

Disunnahkan bagi keduanya untuk melakukan shalat dua rakaat bersama-sama. Syaikh Al Albani dalam Adabuz Zifaf menyebutkan dua atsar yang salah satunya diriwayatkan oleh Abu Bakr Ibnu Abi Syaiban dalam Al-Mushannaf dari sahabat Abu Sa’id, bekat budak sahabat Abu Usaid, beliau mengisahkan bahwa semasa masih menjadi budak ia pernah melangsungkan pernikahan. Ia mengundang beberapa sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, diantaranya Abdullah bin Mas’ud, Abu Dzarr, dan Hudzaifah.

Abu Sa’id mengatakan, “Mereka pun membimbingku, mengatakan, ‘Apabila istrimu masuk menemuimu maka shalatlah dua rakaat. Mintalah perlindungan kepada Allah dan berlindunglah kepada-Nya dari kejelekan istrimu. Setelah itu urusannya terserah engkau dan istrimu. “Dalam riwayat Atsar yang lain Abdullah bin Mas’ud radhiyallaahu ‘anhu mengatakan, perintahkan isrtimu shalat dibelakangmu.”

Ketika menjumpai istri, hendaknya seorang suami berprilaku santun kepada istrinya semisal dengan memberikan segelas minuman atau yang lainnya sebagimana dalam hadits di atas, bisa juga dengan menyerahkan maharnya. Selain itu hendaknya si suami untuk bertutur kata yang lembut yang menggambarkan kebahagiaannya atas pernikahan ini. Sehingga hilanglah perasaan cemas, takut, atau asing yang menghinggapi hati istrinya. Dengan kelembutan dalam ucapan dan perbuatan akan bersemi keakraban dan keharmonisan di antara keduanya.

Apabila seorang suami ingin menggauli istrinya, janganlah ia terburu-buru sampai keadaan istrinya benar-benar siap, baik secara fisik, maupun secara psikis, yaitu istri sudah sepenuhnya menerima keberadaan suami sebagai bagian dari dirinya, bukan orang lain. Begitu pula ketika suami telah menyelesaikan hajatnya, jangan pula dirinya terburu-buru meninggalkan istrinya sampai terpenuhi hajat istrinya. Artinya, seorang suami harus memperhatikan keadaan, perasaan, dan keinginan istri. Kebahagian yang hendak ia raih, ia upayakan pula bisa dirasakan oleh istrinya.

Bagi suami yang akan menjima’i istri hanya diperbolehkan ketika istri hanya diperbolehkan ketika istri tidak dalam keadaan haid dan pada tempatnya saja, yaitu kemaluan. Adapun arah dan caranya terserah yang dia sukai. Allah berfirman yang artinya, “Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah, “Haid itu adalah suatu kotoran.” Oleh sebab itu hendaklah kalian menjauhi (tidak menjima’i) wanita diwaktu haid, dan janganlah kalian mendekati (menjima’i) mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu pada tempat yang diperintahkan Allah kepad kalian (kemaluan saja). Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang mensucikan diri. Istri-istri kalian adalah (seperti) tanah tempat kalian bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat itu bagaimana saja kalian kehendaki. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk diri kalian, bertakwalah kepada Allah, ketahuilah bahwa kalian kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman.” [Q.S. Al Baqarah: 222-223].

Ingat, diharamkan melalui dubur. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya, “Barang siapa yang menggauli istrinya ketika sedang haid atau melalui duburnya, maka ia telah kufur dengan apa yang diturunkan kepada Muhammad.” [HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan yang lainnya, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abu Dawud]. Kata ‘kufur’ dalam hadits ini menunjukkan betapa besarnya dosa orang yang melakukan hal ini. Meskipun, kata para ulama, ‘kufur’ yang dimaksud dalam hadits ini adalah kufur kecil yang belum mengeluarkan pelakunya dari Islam.

Telah kita ketahui bersama bahwa syaitan selalu menyertai, mengintai untuk berusaha menjerumuskan Bani Adam dalam setiap keadaan. Begitu pula saat jima’, kecuali apabila dia senantiasa berdzikir kepada Allah. Maka hendaknya berdo’a sebelum melakukan jima’ agar hal tersebut menjadi sebab kebaikan dan keberkahan. Do’a yang diajarkan adalah

بِسْمِ اللهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

“Dengan nama Allah. Ya Allah, jauhkanlah kami dari syaithan dan jauhkanlah syaithan dari apa yang Engkau karuniakan kepada kami.”[HR. Al-Bukhari dan Muslim dari sahabat Abdullah bin Abbas radhiyallaahu 'anhu]. Dalam hadits tersebut disebutkan bahwa seandainya Allah mengkaruniakan anak, maka syaithan tidak akan bisa memudharati anak tersebut. Al Qadhi menjelaskan maksudnya adalah syaithan tidak akan bisa mearsukinya. Sebagaimana dinukilkan dari Al Minhaj.

Diperbolehkan bagi suami dan istri untuk saling melihat aurat satu sama lain. Diperbolehkan pula mandi bersama. Dari Aisyah radhiyallaahu ‘anha berkata, “Aku pernah mandi bersama Rasulullah dalam satu bejana dan kami berdua dalam keadaan junub.” [HR. Al Bukhari dan Muslim.]

Diwajibkan bagi suami istri yang telah bersenggama untuk mandi apabila hendak shalat. Waktu mandi boleh ketika sebelum tidur atau setelah tidur. Namun apabila dalam mengakhirkan mandi maka disunnahkan terlebih dahulu wudhu sebelum tidur. Berdasarkan hadits Abdullah bin Qais, ia berkata, “Aku pernah bertanya kepada Aisyah, ‘Apa yang dilakukan Nabi ketika junub? Apakah beliau mandi sebelum tidur ataukah tidur sebelum mandi?’ Aisyah menjawab, ‘Semua itu pernah dilakukan Rasulullah. Terkadang beliau mandi dahulu kemudian tidur dan terkadang pula beliau hanya wudhu kemudian tidur.”[HR. Ahmad dalam Al Musnad]

Tidak boleh menyebarkan rahasia ranjang. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya, “Sesungguhnya diantara manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah laki-laki yang mendatangi istrinya dan istrinya memberikan kepuasan kepadanya, kemudian ia menyebarkan rahasianya.” [HR. Muslim dari sahabat Abu Sa’id Al Khudri radhiyallaahu 'anhu]

Dari poin-poin yang telah dijelaskan nampaklah betapa agungnya kesempurnaan syariat Islam dalam mengatur semua sisi kehidupan ini. Sehingga pada setiap gerak hamba ada nilai ibadah yang bisa direngkuh pahalanya. Tidak sekedar aktivitas rutin tanpa faedah, tak semua pemenuhan kebutuhan tanpa hikmah. Oleh sebab itu tak ada yang sia-sia dalam mengikuti aturan Ilahi dan meneladani sunnah Nabi. Semuanya memiliki makna serta mengandung kemaslahatan, karena datangnya dari Allah Dzat Yang Maha Tinggi Ilmu-Nya lagi Maha sempurna Hikmah-Nya. Maka dari itu syariat yang Allah turunkan selaras dengan fitrah hamba-Nya sebagai manusia, sebagimana disyariatkan pernikahan.

Kesempurnaan syariat Islam ini menunjukkan betapa besarnya perhatian Allah terhadap hamba-Nya melebihi perhatian hamba terhadap dirinya sendiri. Oleh karenanya, hendaklah setiap hamba tetap berada di atas fitrah tersebut di atas agama allah agar dirinya selalu berada di atas jalan yang lurus, “(Tetaplah di atas fitrah) yang Allahtelah menciptakan manusia menurut fitrah itu.” [QS. Ar Rum: 30]. Allahu a’lam.

Sumber :

Syahwat Yang Disukai



Imam An-Nawawi rahimahullahu berkata,
اعلم أن شهوة الجماع شهوة أحبها الأنبياء و الصالحون, قالوا لما فيها من المصا لح الدينية و الدنيوية, و من غض البصر, و كسر الشهوة عن الزنا, و حصول النسل الذي تتم به عمارة الدنيا و تكثر به الأمة إلى يوم القيامة. قالوا: و سائر الشهوات يقسي تعاطيهم القلب, إلا هذه فإنها ترقق القلب

“ketahuilah bahwa syahwat jimak adalah syahwat yang disukai oleh para nabi dan orang-orang shalih. Mereka berkata, karena padanya terdapat berbagai mashalat agama dan dunia berupa menundukkan pandangan, meredam syahwat dari zina dan memperoleh keturunan yang dengannya menjadi sempurna bangunan dunia dan memperbanyak jumlah umat islam. Mereka berkata, semua syahwat bisa mengeraskan hati jika ditunaikan kecuali syahwat ini, karena bisa melembutkan hati.”[1]

Tentu saja jika pemenuhannya pada tempat yang halal. dari Abu Dzar Al Ghifari, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
وَفِى بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ ». قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيَأْتِى أَحَدُنَا شَهْوَتَهُ وَيَكُونُ لَهُ فِيهَا أَجْرٌ قَالَ « أَرَأَيْتُمْ لَوْ وَضَعَهَا فِى حَرَامٍ أَكَانَ عَلَيْهِ فِيهَا وِزْرٌ فَكَذَلِكَ إِذَا وَضَعَهَا فِى الْحَلاَلِ كَانَ لَهُ أَجْرٌ »
Hubungan badan antara kalian (dengan isteri atau hamba sahaya kalian) adalah sedekah. Para sahabat lantas ada yang bertanya pada Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Wahai Rasulullah, apakah dengan kami mendatangi istri kami dengan syahwat itu mendapatkan pahala?’ Beliau menjawab, ‘Bukankah jika kalian bersetubuh pada yang haram, kalian mendapatkan dosa. Oleh karenanya jika kalian bersetubuh pada yang halal, tentu kalian akan mendapatkan pahala’.[2]

Salah paham tentang “syahwat”
Tidak semua syahwat tercela, hanya saja kata yang terserap dalam bahasa indonesia menjadikan konotasi kata syahwat adalah kurang baik. Karena makan dan minum juga termasuk syahwat.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,
إِنَّ مِمَّا أَخْشَى عَلَيْكُمْ شَهَوَاتِ الْغَيِّ فِي بُطُونِكُمْ وَ فُرُوجِكُمْ وَمُضِلَّاتِ الْفِتَنِ
“Sesungguhnya di antara yang aku takutkan atas kamu adalah syahwat mengikuti nafsu pada perut kamu dan pada kemaluan kamu serta fitnah-fitnah yang menyesatkan.[3]

Manfaat jimak secara medis
Sepertinya hampir semua orang sudah tahu teorinya, Berikut manfaatnya.
1. Olah raga.
“Kegiatan seks adalah satu bentuk latihan fisik,’ kata Dr. Michael Cirigliano dari University of Pennsylvania School of Medicine. Berhubungan seks tiga kali seminggu membakar sekitar 7.500 kalori dalam setahun, sama dengan berlari sejauh 75 mil.
2. Pernafasan Dalam.
Beradu cinta meningkatkan kadar oksigen dalam sel, membantu organ-organ dan jaringan bekerja secara optimal.
3. Tulang dan Otot yang Kuat.
“Semua kegiatan fisik meningkatkan testosteron,” kata Dr. Karen Donahey, Direktur Program Terapi Seks dan Perkawinan di Northwestern University Medical Center, Chicago. Testosteron dipercaya membantu menguatkan tulang dan otot pria.
4. Kolesterol Lebih Rendah.
Berhubungan seks secara teratur dapat menurunkan kolesterol total dalam tubuh Anda dan meningkatkan keseimbangan rasio kolesterol baik dan jahat.
5. Pereda Nyeri.
“Seks dapat menurunkan tingkat nyeri artritis, nyeri badan dan sakit kepala,” kata Dr. Beverly Whipple, kepala American Association of Sex Educators, Counselors dan Therapists. Hormon yang dikeluarkan selama rangsangan seksual dan orgasme dapat menaikkan ambang nyeri.
6. DHEA Tanpa Suplemen.
DHEA (dehydroepiandrosterone), hormon suplemen anti penuaan yang populer, dikeluarkan secara alami selama berhubungan badan. “Tepat sebelum orgasme dan ejakulasi,” kata Crenshaw, “DHEA melonjak hingga tiga sampai lima kali lipat biasanya.”
7. Perlindungan Prostat.
Para peneliti berkata bahwa gangguan prostat dapat timbul atau memburuk karena tumpukan cairan dalam kelenjar. Ejakulasi teratur akan membuang cairan itu. Tetapi, jangan mengubah frekuensinya secara tiba-tiba karena justru dapat memicu gangguan prostat.
8. Pengurang Stres.
“Seks dapat menjadi cara yang sangat efektif untuk mengurangi tingkat stres, ” tambah Donahey.
9. Menyatukan Hati.
Sentuhan kasih sayang meningkatkan kadar oxytocin, “hormon penyatu hati.” Oxytocin adalah zat kimia peningkat hasrat yang dikeluarkan pituitari. Pelepasan oxytocin secara teratur dapat mendorong hubungan cinta yang lebih sering.
10. Hormon-hormon Alami.
“Hubungan badan yang teratur dapat meningkatkan kadar estrogen wanita, menjaga jantungnya, dan membuat jaringan vaginanya tetap lentur,” kata Donahey.[4]

Disempurnakan di Lombok, pulau seribu masjid
10 Rajabl 1433 H, Bertepatan  31 Meil 2012
Penyusun: Raehanul Bahraen
Artikel www.muslimafiyah.com


[1] Syarh Al-Arbain An-Nawawiyah hal 91, Darul Aqidah, Koiro
[2]HR. Muslim no. 1006
[3] HR. Ahmad dari Abu Barzah Al-Aslami. Dishahihkan oleh Syaikh Badrul Badr di dalam ta’liq Kasyful Kurbah
[4] Men’s Health (November 1997, hal. 104-108) dikutip dari http://majalahkesehatan.com/10-manfaat-berhubungan-seks/

Sumber:

Wednesday, July 30, 2014

Pelecehan Seksual

Pelecehan seksual ini salah satu gejala krisis moral manusia. Semua manusia oleh Allah diberi nafsu, nah nafsu ini kalau tidak terdidik secara sistematis ya efeknya salah satunya adalah pelecehan seksual. Orang yang paling berhasil mengatasi krisis moral manusia adalah Rasulullah, untuk kita-kita yang hidup setelah Rasulullah tentunya cara paling efektif meredam krisis ini adalah mengikuti panduan-panduan dari Rasulullah.
Menutup aurat bagi wanita adalah wajib, namun itu hanya 1 sisi saja dari solusi masalah ini. Perlu pendidikan yang sistematis, pemerintahan yang berwibawa, serta pemimpin yang bertaqwa agar masalah ini selesai secara tuntas. Di Mesir, pelecehan seksual tidak pandang bulu, perempuan yang menutup aurat maupun tidak semuanya kena juga:
"But in reality the study concluded the majority of the victims of harassment were modestly dressed women wearing Islamic headscarves."
Nampaknya masalah pelecehan ini memang masalah kronis di pihak laki-laki. Anehnya, ada juga yang menyalahkan pelecehan seksual ini muncul karena larangan untuk melakukan seks luar nikah:
"“I think there is a state of moral bankruptcy in Egypt, and I think it is caused by the restrictions on pre-marital sex.”"
Padahal seks luar nikah nantinya akan menimbulkan krisis moral yang lebih parah lagi.
Berikut ini ada beberapa artikel tentang pelecehan seksual di negara-negara Eropa. Saya pilih negara Eropa karena di Eropa kajian tentang hal ini cukup sistematis.
Paper / dokumen:
Artikel web
Selain di Mesir dan Eropa, banyak lagi tempat terjadinya pelecehan ini , misalkan:
Lebih parah lagi dari pelecehan seksual ini tentunya adalah perzinaan, hubungan luar nikah, yang akhirnya melahirkan anak luar nikah. Ternyata perkara ini juga di negara Barat diteliti cukup cermat. URLnya saya kumpulkan di website saya: http://waskita.wordpress.com/2008/04/26/krisis-besar-dunia-juga/
Saya yakin bahwa dengan mengikuti panduan dari Rasulullah kita dapat dilepaskan dari masalah-masalah moral secara total, tidak hanya berupa solusi tambal sulam yang sifatnya sementara saja.

Krisis Besar Dunia

Masalah besar dunia saat ini adalah krisis moral. Masalah moral ini pada awalnya tidak begitu kelihatan, karena efeknya tidak langsung. Moral bejat atau tidak, selama ada makanan orang tetap bisa hidup. Tapi kalau makanan habis, orang mati lah. Namun masalah moral ini efeknya jangka panjang, mengacaukan kehidupan di dunia fisik, bahkan nantinya akan menyusahkan manusia di akhirat.

Pada tulisan ini saya singgung satu saja masalah moral: kelahiran di luar nikah. Pandangan setiap orang saya yakin berbeda, karena untuk menilai moral orang berangkat dari pandangan hidup / agama masing-masing. Berikut ini adalah data anak luar nikah yang sempat saya temukan via professor Google:
Angka tersebut adalah angka kelahiran, artinya angka hubungan luar nikah mustinya lebih besar dari itu. Saya tidak menemukan angka kelahiran luar nikah untuk selain USA/UK. Di Indonesia juga saya tidak menemukan angka resminya.
Dalam agama Islam (dan saya yakin juga di agama lain), perzinaan adalah masalah moral yang sangat besar. Bagi saya pribadi masalah zina lebih besar dari krisis pangan, maupun krisis BBM. Krisis keuangan karena riba agak beda, karena Rasulullah pernah bersabda bahwa riba itu lebih berat dosanya dibandingkan berzina dengan ibu sendiri. Setahu saya masalah keuangan di dunia timbul karena riba (usury) ataupun turunannya.
Di atas semua masalah tadi, sebenarnya ada 1 masalah lagi yang lebih besar, yaitu manusia sudah tidak peduli dengan Tuhannya. Memang masih banyak orang beribadah, kalau terkena masalah masih mengatakan "Oh my God", masih mempelajari ilmu agama, namun sayangnya agama itu tidak diterapkan ke dalam kehidupan lahir batin manusia. Akibatnya tentu adalah timbul masalah turunan seperti yang sudah diuraikan di atas.
Jadi bagi saya, masalah besar yang dihadapi dunia sekarang adalah mengikuti urutan berikut:
  • Tidak peduli dengan Tuhan
  • Masalah keuangan berbasis riba
  • Masalah perzinaan
  • Masalah lahiriah (pangan, teknologi, dsb)

Pornografi Dan Kehamilan Remaja

 
Akhir-akhir ini di Indonesia sedang ramai polemik mengenai RUU-AP. Entah itu memang polemik betulan, atau gara-gara media yang kurang kerjaan, ataukah dibikin ribut supaya orang gak peduli masalah lain yang lebih penting. Masalah pornografi ini bukan hanya masalah bagi Indonesia saja, namun sebenarnya masalah bagi semua orang di dunia. Di Amerika sampai ada kajian ilmiah tentang efek pornografi seperti di tulisan berikut: (link saya dapat dari LA Times Blog)
Teenagers who watch a lot of television programs that contain sexual content are more than twice as likely to be involved in a pregnancy, according to a study published today in the journal Pediatrics. [Does Watching Sex on Television Predict Teen Pregnancy? Findings from A National Longitudinal Survey of Youth]
Moga-moga jadi masukan bagi kita untuk menyikapi masalah pornografi yang sangat merusak mental bangsa kita.

Wednesday, February 12, 2014

Survei: Seks Bebas Remaja Tertinggi di Bandung



 
Inilah faktanya! 54 persen remaja di kota Bandung mengaku sudah pernah melakukan hubungan seksual. Ini angka paling tinggi dari empat kota yang disurvei.
Di Jakarta, angkanya lebih rendah satu persen, 51 persen. Di Surabaya, 47 persen remaja yang disurvei mengaku pernah berhubungan seks.
Sedangkan di Medan, satu-satunya kota di luar Jawa dari empat kota yang datanya ditampilkan, angkanya mengalahkan Jakarta, yakni 52 persen.
Inilah data dari Buklet Cinta Mulia yang disebarkan dan diproduksi oleh Alfatih Studio. Buklet itu dibuat untuk menyadarkan dan meredam kegemaran remaja muslim ikut merayakan Hari Valentine, 14 Februari 2014.
Angka-angka hasil survei itu disandingkan dengan fakta lain bahwa 26,4 % dari 413 remja yang jadi responden megnaku suka merayakan Hari Valentine 'bersama dengan gebetan atau kekasih. Apa yang dilakukan? "Jalan-jalan, makan-makan, ciuman, lalu berhubungan seks," demikian dikutip Alfatih Studio.
Buklet "Cinta Mulia" didesain menarik, sembilan halaman, dengan gradasi warna merah muda dan biru. Selain angka-angka hasil survei tadi disajikan pula sejarah asal-usul Hari Valentine.
Alfatih Studio bisa diikuti geliat kegiatannya di akun twitter @alfatihstudios. Akun dan studio ini bergiat dalam dakwah secara visual.(hah/jpnn)
Catatan
Referensi: